Materi pada link pertama berisi contoh atau penjelasan mengenai cara seorang MC menyampaikan susunan acara dengan menggunakan kalimat yang jelas, sopan, dan mudah dipahami oleh pendengar. Dalam kegiatan memandu acara, seorang MC dituntut untuk berbicara dengan kalimat yang tidak bertele-tele agar informasi dapat diterima dengan baik oleh audiens.
Link kedua menjelaskan materi tentang kalimat efektif secara mendalam, lengkap dengan pengertian, ciri-ciri, contoh, dan kesalahan umum.Seperti majas pleonasme, majas efektif, kata sapaan, kalimat ganti (pronomina), serta jenis-jenis makna kata.
hubungan dari kedua link tersebut
materi pada blog menjelaskan kalimat kalimat dengan efektif dan mendalam sedangkan, materi pada Facebook menunjukkan cara menjadi MC yang lebih baik berkomunikasi dengan menjadi profesional, logis, dan tidak bertele- tele
Tidak ada komentar:
Posting Komentar