Kamis, 30 Oktober 2025

Jawaban soal TKA

 1. Sebut dan jelaskan macam-macam unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam karya sastra!

Unsur Intrinsik unsur yang membangun karya sastra dari dalam, artinya terdapat di dalam teks karya itu sendiri.

Macam-macamnya:

1. Tema gagasan pokok atau ide utama cerita.

Contoh: tema persahabatan, perjuangan, cinta tanah air.

2. Tokoh dan Penokohan - pelaku dalam cerita dan bagaimana sifatnya digambarkan.

Contoh: tokoh utama yang berani dan jujur.*

3. Alur (Plot) - rangkaian peristiwa dari awal sampai akhir

cerita.

Contoh: alur maju, mundur, campuran.*

4. Latar (Setting) - tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa.

Contoh: di Jakarta, tahun 1945, suasana perjuangan.*

5. Amanat pesan moral yang ingin disampaikan pengarang.

Contoh: pentingnya kejujuran dan kerja keras.*

6. Sudut Pandang (Point of View) - cara pengarang menyajikan cerita.

Contoh: orang pertama ("aku"), orang ketiga ("dia").*

7. Gaya Bahasa (Majas) - cara pengarang mengungkapkan sesuatu dengan keindahan bahasa.

8. Konflik - pertentangan yang terjadi dalam cerita, bisa batin maupun dengan orang lain.

Unsur Ekstrinsik unsur yang mempengaruhi karya sastra dari luar teks.

Macam-macamnya:

1. Latar belakang pengarang pendidikan, pengalaman, dan pandangan hidupnya.

2. Nilai-nilai kehidupan nilai moral, sosial, budaya, agama, dan politik.

3. Situasi sosial dan sejarah - kondisi masyarakat atau zaman ketika karya itu ditulis.

4. Lingkungan dan budaya adat, kebiasaan, serta norma yang memengaruhi karya.

2. Sebut dan jelaskan istilah-istilah yang terdapat pada:

A. Cerpen (Cerita Pendek)

Tokoh pelaku dalam cerita.

Penokohan penggambaran sifat tokoh.

Alur jalan cerita dari awal hingga akhir.

Latar tempat, waktu, suasana.

Sudut Pandang cara pengarang menyampaikan cerita.

Amanat pesan moral.

Konflik masalah atau pertentangan dalam cerita.

      B. Drama

Naskah teks yang memuat dialog dan petunjuk akting.

Dialog percakapan antar tokoh.

Prolog pengantar sebelum cerita dimulai.

Epilog penutup cerita.

Babak bagian besar dari sebuah drama.

Adegan bagian kecil dari babak.

Pemain (Tokoh) orang yang memerankan karakter.

Setting panggung tempat dan perlengkapan pertunjukan.


      C. Puisi

Diksi pemilihan kata dalam puisi.

Rima persamaan bunyi di akhir baris.

Irama tinggi rendah, panjang pendek, keras lembutnya bunyi.

Majas gaya bahasa kiasan.

Tipografi bentuk tata letak baris dalam puisi.

Kata konkret kata yang menimbulkan imaji atau gambaran nyata.

Citraan (imaji) kesan yang ditimbulkan oleh kata (penglihatan, pendengaran, perasaan).

Makna/amanat pesan yang disampaikan penyair.


3. Jelaskan persamaan dan perbedaan pantun dengan syair!

Aspek Pantun Syair

Asal Melayu Arab (masuk ke Melayu) Jumlah baris tiap bait 4 baris 4 baris

Rima a-b-a-b a-a-a-a Isi baris Baris 1-2 sampiran, 3-4 isi Semua baris berisi isi Makna Biasanya berisi nasihat, jenaka, atau cinta Biasanya berisi nasihat, agama, atau kisah

Persamaan Sama-sama puisi lama, bersajak, dan berirama indah


4. Sebutkan majas-majas dalam bahasa Indonesia dengan pengertian dan contoh dalam kalimat!

1. Majas Perbandingan

Majas Simile perbandingan langsung memakai kata seperti, bagaikan, laksana.

Contoh: Wajahnya seindah bulan purnama.

Majas Metafora perbandingan tanpa kata penghubung.

Contoh: la adalah bunga desa.

Majas Personifikasi benda mati seolah-olah hidup.

Contoh: Angin berbisik lembut di telingaku.

Majas Alegori perbandingan berkesinambungan, biasanya berupa cerita.

Contoh: Hidup adalah perjalanan panjang menuju cahaya.

2. Majas Pertentangan

Majas Hiperbola

melebih-lebihkan.

Contoh: Suaranya menggetarkan seluruh bumi.*

Majas Litotes merendahkan diri.

Contoh: Silakan mampir ke gubuk sederhana saya.

Majas Ironi sindiran halus.

Contoh: Rajin sekali kamu datang, jam sepuluh baru muncul!

3. Majas Penegasan

Majas Repetisi pengulangan kata.

Contoh: Aku rindu, aku rindu, aku rindu dia.

Majas Paralelisme pengulangan struktur kalimat.

Contoh: Aku mencintai pagi, aku mencintai malam.

Majas Klimaks dari yang rendah ke tinggi. Contoh: Dari anak kecil, remaja, hingga orang tua ikut lomba.

4. Majas Sindiran

Majas Sarkasme sindiran kasar.

Contoh: Dasar pemalas, kerja sedikit saja sudah mengeluh!

Majas Sinisme sindiran langsung tapi tidak terlalu kasar.

Contoh: Kamu pintar, tapi sayang malas belajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas pjj

Materi pada link pertama berisi contoh atau penjelasan mengenai cara seorang MC menyampaikan susunan acara dengan menggunakan kalimat yang j...